Senin, November 17, 2008

HAL MENGAMPUNI (part 2)

Written by : liesye herlyna
HAL MENGAMPUNI BUKAN MASALAH “BISA” ATAU “TIDAK BISA” TAPI “MAU” ATAU “TIDAK MAU

Seringkali orang berkata, “Saya mau mengampuni tapi saya tidak mampu, dia terlanjur menyakiti hati saya”, “Saya mau mengampuni, kalau dia datang pada saya, toch dia duluan yang memulainya”, “Bagaimana mungkin saya harus mengampuni dia, dia telah menipu uang saya.”dan lain sebagainya. Masalah mengampuni bukan masalah “ bisa” atau “tidak bisa” tapi “ mau” atau “tidak mau”, anda paham maksud saya.

Anda adalah mahluk ciptaan tersempurna yang pernah ada di dunia ini. Anda memiliki 2 hal yang tidak dimiliki oleh mahluk lain yaitu “nafas kehidupan yang berasal dari ALLAH sendiri” dan “kehendak”. Anda bukan robot yang harus TUHAN setir ke kanan atau ke kiri. Anda bukanlah tanaman yang tinggal menetap di suatu tempat tanpa bisa berpindah-pindah, anda bukan hewan yang mempertahankan hidup berdasarkan naluri saja. Lebih dari itu, anda adalah mahluk yang luar biasa, di dalam diri anda mengalir kehidupan itu sendiri, di dalam diri anda ada kuasa untuk mengatur alam semesta ini. 

Artinya andalah yang berdaulat penuh atas seluruh kehidupan diri anda sendiri dan bukan orang lain. Saat anda mendapat tekanan, apakah anda akan membiarkan tekanan itu membuat anda depresi/sentres atau menjadikan tekanan ini menjadi batu loncatan untuk membuat anda semakin dewasa. Saat dikecewakan oleh pasangan anda, apakah anda akan menangisinya dan bernyanyi “YA, NASIB, OH NASIB, MENGAPA SAYA HARUS MENGALAMI INI? MALANG NIAN NASIBKU INI” atau anda akan bangkit dan berkata, “ MEMANG PASANGAN KU TELAH MENGECEWAKAN AKU, TAPI AKU HARUS BANGKIT KARENA AKU PUNYA ALLAH YANG TIDAK PERNAH MENGECEWAKAN AKU.” 

Anda lihat ! 
Ada 2 pernyataan yang bertolak belakang, yang satu sisi membiarkan masalah/keadaan mempengaruhi dan menguasai dirinya sedangkan yang lain bangkit dan menguasai masalah/keadaan (menempatkan diri diatas masalah itu). Hasil akhirnya tentu tentu sangat jauh berbeda, yang satu tetap berada dalam kubangan lumpur masalah (menjadi tertutup, super sensitive, depresi, gila bahkan mungkin menjadi trouble maker) sedangkan yang satu sudah menjadi orang sukses (bahagia lahir batin).

Survey membuktikan 95% dari orang-orang yang menyakiti kita, sebenarnya mereka tidak berniat melakukannya. Mereka hanya terdorong untuk memuaskan keinginan hati mereka tanpa memikirkan efek dari tindakan mereka itu akan menyakiti orang lain. Sebagai contoh, seorang anak yang sejak kecil melihat ayahnya sering menyiksa ibunya, akan timbul macam persepsi:

Bila pria : - wanita adalah mahluk lemah dan pria berhak untuk memperlakukan semena-mena, bila berpacaran dia akan mencari pasangan yang badannya lebih kecil dari dirinya dan diperlakukan tidak dengan hormat (melecehkan, menyiksa, ditampar, overprotective). Bila dia sudah menikah, dia akan bertindak nyaris sama seperti bapaknya.

- Tidak terima perlakuan ayahnya, menjadikan dia homo/gay
- Terbiasa melihat kekerasan, akibatnya anak ini akan menjadi seorang preman, trouble maker atau mungkin pembunuh
- Menjadi orang yang labil dalam kejiwaan, tidak mampu bertindak dan memutuskan sesuatu.
- Terlibat dalam narkoba, sex bebas, peminum, kelainan sex, gigolo

 
Bila wanita: - Tertanam dalam pikirannya bahwa wanita memang mahluk lemah dan saat dia mendapat perlakuan seperti itu, dia menganggapnya itu adalah suatu kewajaran.
- Karena tidak ada figur ayah yang benar, saat tumbuh dewasa dia akan mencari pasangan yang jauuuuuuhhhh lebih tua dari dirinya, yang bisa dianggap sebagai pengganti bapaknya.
- Dalam pikirannya beranggapan bahwa semua pria sama, suka menyakiti wanita, akibatnya dia - menjadi lesbi
- Ada juga yang melampiaskannya menjadi peminum, narkoba, sex bebas, wanita penghibur, kelainan sex.

Seringkali kita menilai seseorang dari penampilan dan menilai rendah seseorang karena hidup di luar norma-norma masyarakat. Kita langsung menjatuhkan keputusan, orang ini memang bersalah, dia pelacur, dia lesbi/homo. Tanpa kita mau menyelam lebih jauh, kenapa orang ini bisa seperti ini.

Saat berlibur ke Lombok beberapa tahun lalu, saya berkenalan dengan seorang wanita (sebut saja namanya A), saat itu, saya belum tahu profesinya yang sesungguhnya namun alangkah kagetnya saya sepulang dari liburan, A ini berterus terang bahwa dia berprofesi sebagai wanita simpanan. Bila anda di pihak saya, apakah yang akan anda lakukan ? Sebagian mungkin akan meninggalkannya dan sebagian lagi mungkin akan tetap berteman. Tindakan kedua inilah yang saya lakukan, saya tetap berhubungan dengan si A. Saya mulai membuka hubungan dengan dia, berkunjung ke rumahnya dan mengenal keluarganya. Saya tahu bahwa ini bukanlah suatu kebetulan bertemu dengan A, ada rencana TUHAN dibalik itu semua.

Selidik punya selidik A ini ternyata memiliki trauma yang berkepanjangan, dia menyaksikan bapanya lari dengan wanita lain dan melihat ibunya harus bekerja keras membiayai ke-6 anaknya, menikah pada usia sangat muda dan rumah tangga mereka hanya mampu bertahan 3 tahun. Di tinggal pergi suaminya karena berpaling pada yang lain dan meninggalkan kedua orang anaknya yang masih kecil-kecil. Sakit hati atas perlakuan suaminya, akhirnya A memutuskan untuk menjadi wanita simpanan dari seorang pria beristri. Yang tidak habis pikir, saat ada seorang pria single yang serius mau menikahinya, si A ini tidak mau. Dia hanya mengejar pria-pria yang sudah beristri dan berumur lanjut. Anda lihat, akibat tidak mau mengampuni, serentetan masalah siap menghadang masa depan anda.

YOH 10:10, “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”

Kepahitan, dendam, tidak mau mengampuni adalah pencuri-pencuri yang mencoba mencuri sukacita anda. Bukan hanya mencuri, tapi juga membunuh masa depan anda, membuat anda tidak mempunyai pengharapan, membuat anda membiarkan diri anda sama seperti orang yang anda benci, dan membunuh kehidupan anda. Dosa membuat pemisah antara anda dengan ALLAH dan itu berakibat pada kematian kekal.


A. MEMPUNYAI HIDUP YESUS datang untuk memberikan kehidupan yang baru kepada anda dan bukan hanya itu tapi juga memilikinya dalam segala kelimpahan. Artinya, saat anda datang di bawah kaki salib YESUS dan menyerahkannya (catat: datang dan menyerahkan), YESUS akan mengambilnya dan menggantinya dengan yang baru dan garansi itu berlaku seumur hidup.
Misalkan anda disuruh memilih antara membeli barang dengan yang memiliki garansi selama 3 tahun dengan barang yang memiliki garansi seumur hidup tanpa syarat apa-apa. Anda semua pasti akan setuju dengan saya untuk memilih barang yang bergaransi seumur hidup. Saat barang itu mengalami kerusakan, anda akan segera membawa ke tokonya dan membawa surat garansi untuk diperbaiki. Dan sungguh menakjubkan, anda diberi barang yang masih baru (benar-benar baru) belum pernah dipakai sama sekali. Tidak peduli seberapa kerusakan barang anda, pemilik toko tetap memberikan yang baru.

Prinsip yang sama diterapkan juga oleh TUHAN YESUS bahkan lebih dasyat, DIA memberikan garansi seumur hidupmu, saat anda dirundung masalah datanglah pada YESUS, serahkanlah masalahmu beserta surat garansinya (FIRMAN TUHAN red) dan dapatkan jawaban dari TUHAN.


B.MEMPUNYAI DALAM SEGALA KELIMPAHAN
Iblis adalah bapak segala pembohong, dia tidak pernah memberikan segala sesuatu dengan gratis tapi ada imbalannya. Dia hanya meminjamkan sementar waktu dan bukan hanya itu, dia akan menarik modal berserta bunga plus-plus, entah itu keluarga kita, kesehatan kita, karakter kita bahkan keselamatan kita.

TUHAN kita, bukan hanya menjanjikan kehidupan tapi memilikinya. Arti kata “ memiliki” adalah bagian dari diri kita, kehidupan itu menjadi satu kesatuan dengan diri kita, saat kita tidur “kehidupan” itu ada, saat kita bekerja”kehidupan “ ada, saat kita makan “kehidupan” itu ada, dalam segala aspek “kehidupan:” itu ada bersama kita.

ALLAH adalah ALLAH yang adil, DIA tidak pernah pilih kasih. DIA berikan sinar matahari yang sama bagi orang jahat dan orang benar, DIA berikan udara yang sama bagi orang jahat dan orang benar. DIA berikan hujan yang sama bagi orang jahat dan orang benar. Yang membedakan adalah bagi orang yang sungguh-sungguh mencari TUHAN, TUHAN akan limpahkan berkat secara kelimpahan baik secara materi maupun rohani yaitu keselamatan kekal, yang tidak dipunyai oleh orang–orang yang tidak mengenal diri-NYA.


ARTI KATA PENGAMPUNAN
a. AULAMI => menghapus, menyuruh pergi, membatalkan atau membayar surat hutang
b. APOLO => memerdekakan orang lain dari sesuatu, membebaskan dari tawanan, memerdekakan
c. MATIUS 18:18, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”
WOW, kuasa pengampunan ternyata memiliki dampak yang sangat luar biasa. Saat kita tidak mau mengampuni seseorang itu artinya kita sedang mengikat orang tersebut dan ikatan dosa itu tetap membelenggunya sampai dia mati dan bukan hanya itu saja, dosa orang itu turut mengikat anda juga (lihat: ilustrasi di atas). Ingat sifat dosa mencuri, membunuh, membinasakan dan dia menyeret semua yang ada di sekitarnya. Kita tentu tidak ingin melihat orang-orang yang telah menyakiti kita, menderita baik di dunia maupun akhirat. Saat kita melepaskan pengampunan, secara tidak langsung kita sudah membebaskan orang itu dan diri kita sendiri dari tuntutan dosa. Kalau ALLAH sendiri mau mengampuni orang yang berdosa, siapakah kita yang berani melebihi diriNYA dengan bersikap tidak mau mengampuni terhadap sesama ?

Pe-mazmur katakan sejauh timur dari barat, DIA membuang dosa kita, dan jauh ke turbin laut DIA membuangnya dan tidak mengingat-ngingat lagi. Seringkali, kita lah mengingatkan TUHAN atas dosa kita, setiap kita berdoa selalu berkata “AMPUNILAH DOSA SAYA, TERIMALAH DOA SAYA YANG JAUH DARI SEMPURNA INI……….” Sembari melakukan perbuatan dosa, iri hati masih dilakukan, perseteruan masih dilakukan, tidak mengampuni masih dilakukan. Menurut anda, apakah TUHAN akan mengampuni anda TIDAK ! sekali lagi saya katakan TIDAK !!
TUHAN, hanya mau mengampuni sejauh anda melepaskan pengampunan itu, bila anda baru melepaskan pengampunan 20%, maka TUHAN membebaskan anda 20%, bila anda melepaskan pengampunan 50%, TUHAN juga membebaskan anda 50%, bila anda total melepaskan pengampunan maka TUHAN akan memulihkan anda sepenuhnya.

Sia-sia anda berdoa siang malam, berdoa minta TUHAN mengampuni anda tapi hati anda masih menyimpannya, anda mencoba menyembunyikannya dengan sikap manis anda dan berkata “Saya baik-baik saja”. Mata TUHAN ada di segala tempat dan DIA melihat jauh sampai ke lubuk hatimu.


ANDA MAU PULIH ? Sering seseorang menderita berkepanjangan karena mereka mengizinkan dirinya dikendalikan oleh seseorang/masalah. Buang sikap mengasihani diri sendiri dan merasa diri paling menderita. Angkatlah wajahmu dan katakan, “Aku berharga di mata TUHAN, dan TUHAN tetap mengasihi aku apapun keadaan aku.”
Perkatakan terus FIRMAN itu sampai FIRMAN itu masuk ke dalam hati dan pikiran saudara dan mengenyahkan pikiran lama anda. Saat anda terus menerus memasukkan kebenaran FIRMAN, FIRMAN itu akan memerdekakan anda dan memberikan kemenangan kepada anda.

Untuk mengujinya, adalah pada saat ada yang membahas masalah itu atau bertanya mengenai masalah itu, anda dengan leluasa menceritakannya seakan-akan anda menceritakan masalah orang lain dan anda tidak terganggu dengan hal itu. Saya telah melewatinya dan saya telah menang dalam perkara ini dan saya percaya, anda pun mampu melewatinya karena ada ROH KUDUS yang memampukan anda. PERCAYALAH !!


LANGKAH-LANGKAH UNTUK PULIH
1. HADAPI KEBENARAN
 
KETERBUKAAN ADALAH AWAL DARI PEMULIHAN

Sejak kecil, kita terbiasa dicekoki oleh kisah-kisah yang berakhir bahagia, dimana seorang pangeran tampan bertemu dengan seorang gadis cantik, menikah dan mereka bahagia sampai selamanya bahkan sampai kita dewasa, melalui film-film, sinetron, media massa semuanya mencekoki kita dengan pemikiran yang salah. Bahwa kita baru bisa bahagia bila bisa menikahi orang yang tampan/cantik, kita baru bahagia bila memiliki uang melimpah, kita bahagia bila keadaan di sekeliling membuat kita bahagia, etc. Benarkah ?

Di dunia ini tidak ada yang sempurna, semua manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan ALLAH. Mereka bertindak bukan berdasarkan kasih yang murni, tapi berdasarkan kasih yang bersyarat. “Saya mau menikahimu karena kamu kaya”, “Saya mau melayanimu bila kamu mengasihiku”,etc. Ketika anda menggantungkan seluruh kebahagiaan anda kepada keadaan dan mereka tidak dapat memberikannya, anda akan kecewa dan merasa frustasi. Anda akan terus menerus mencari hal-hal disekeliling anda untuk memuaskan anda dan sampai kapanpun anda tidak akan pernah mendapatkannya. Dunia dengan segala kekayaannya tidak akan mampu membahagiakan anda. Hanya YESUS yang mampu membahagiakan anda.


2. AKUI KESALAHAN ANDA
YAK 5:16, “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”
Salah satu buah dari dosa adalah KETIDAK MAMPUAN MEMIKUL TANGGUNG JAWAB. Contoh ADAM, saat dirinya mengetahui bahwa dia sudah melanggar FIRMAN TUHAN, dia mencoba menutupi kesalahannya dengan melemparkan tanggung jawab itu kepada HAWA dan menyalahkan TUHAN. ADAM tidak mau mengakui bahwa dirinya pun memiliki andil dalam memakan buah itu. Tentu ceritanya akan lain bila ADAM berespon dengan benar, dengan datang kepada ALLAH dan mengakui bahwa dirinya juga bersalah. Saya yakin, ALLAH alam akan mengampuni mereka dan mengizinkan mereka tetap tinggal di taman EDEN. Saat suatu pertengkaran terjadi, bukan masalah siapa yang memulai duluan, tapi siapa yang sadar duluan, dia yang harus meminta maaf duluan. Saat hubungan suami istri menjadi renggang karena suatu masalah, mungkin suaminya selingkuh. Pihak yang sadar harus mendahului dalam membangun pemulihan itu. Suatu pertengkaran terjadi, karena ada yang membuat masalah dan ada yang merespon, kedua-duanya juga salah. Tapi coba bila salah satu pihak tidak menanggapi, tentu pertengkaran itu tidak akan terjadi. Si pembuat masalah dan yang merespon kedua-duanya salah di mata TUHAN.

BUKAN BENAR ATAU SALAH TAPI RESPON, RESPON YANG BENAR MENGHASILKAN HAL POSITIF, RESPON YANG SALAH MENIMBULKAN HAL NEGATIF
Carilah seseorang yang dapat anda percaya, yang dewasa rohani, yang tidak terbebani dengan kisah anda. Bukan seorang tukang gossip tapi seseorang yang dapat menyimpan rahasia saudara. Seseorang yang tetap dapat menerima diri anda apa adanya bahkan setelah anda menceritakan masalah anda. Bila merasa pasangan anda tidak bermasalah saat anda menceritakannya, terbukalah padanya. Tapi bila anda tidak siap menceritakannya, mintalah pihak ketiga (yang dewasa rohani) untuk menjadi mediator diantara anda berdua. Berdoalah bersama-sama dan minta kasih TUHAN untuk memulihkan hati anda berdua.


3. AKUI KEBENARAN PADA DIRI SENDIRI
Berhentilah menjadi tuan/nyonya/nona “sempurna” dan keluarlah dari “negeri impian”, dengan bersikap “biasa-biasa saja” “tidak ada masalah dengan perkara itu” secara tidak sadar, anda sedang melukai diri sendiri dan orang –orang di sekitar anda. Saat hati saya terluka, saya menjadi defensive, sensitive, over protektif, marah-marah tanpa sebab, tujuan saya melakukan itu adalah supaya hati saya tidak terluka lagi. Tanpa sadar sikap seperti itu menyakiti orang-orang yang berada di sekitar saya.

Dengan anda menyembunyikannya, berarti anda sedang membohongi diri sendiri dan membohongi TUHAN. Menerima kenyataan bahwa anda terluka, itu akan mempercepat proses pemulihan diri anda. Belajarlah menerima diri anda sendiri dan katakan “Aku terluka atas perbuatannya” “Aku kecewa atas perlakuannya.”


4. TERIMA PENGAMPUNAN DAN LUPAKAN DOSA ANDA
YEREMIA 31:34, “……… sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka." 

MAZMUR 32:1-2, “……Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!”

Tidak peduli apapun masalah anda dan seberapa buruk perasaan anda, TUHAN tetap mengasihi anda tanpa syarat. Anda sudah diampuni sepenuhNYA oleh TUHAN, terimalah dan peganglah itu !

MAZMUR 103:1-12. ”tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.”
Setelah kita minta ampun pada TUHAN, artinya anda sudah membereskannya dengan TUHAN dan jangan diungkit-ungkit lagi dengan terus-terusan berdoa kepada TUHAN membahas masalah yang sama. Dengan anda terus meminta ampun untuk hal yang sama, artinya anda sedang mengingatkan TUHAN untuk sesuatu hal yang sudah IA janjikan untuk dilupakan. 

TUHAN BUKAN HANYA MENGAMPUNI TAPI MELUPAKAN
 
Lakukan hal yang sama, berhentilah menghukum diri sendiri karena peristiwa yang telah terjadi di masa lalu kita, lepaskan cengkraman itu dan jadilah manusia yang merdeka.


5. AKUI DIRI ANDA SEBAGAI CIPTAAN YANG BARU
2 KORINTUS 5:17, “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Saat anda tinggal di dalam KRISTUS, anda adalah ciptaan baru dan kemuliaan KRISTUS tinggal di dalam diri anda. Anda tidak perlu malu untuk membicarakan masa lalu anda, sejauh itu untuk menjadi kesaksian bagi orang lain dan bukan untuk menjadi bahan gossip. Dengan membeberkan segala sesuatu tentunya dengan hikmat, membuat semua itu kehilangan cengkramannya atas diri kita dan iblis tidak mempunyai kendali lagi atas hidup kita, karena hidup kita sepenuhnya dikendalikan oleh ROH KUDUS.


6.MENERIMA TANGGUNG JAWAB PRIBADI
1 YOHANES 1:9, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”

Salah satu ciri kedewasaan seseorang adalah kemampuan untuk memikul tanggung jawab dan mencari jalan keluarnya. Ketidakmampuan ADAM memikul tanggungjawab, mengakibatkan hubungan manusia dengan ALLAH terputus, terusir dari taman EDEN, bersusah payah mencari nafkah dan serentetan penderitaan manusia. TUHAN memberikan 5 hak asasi kepada manusia, diantaranya hak untuk hidup. Kehidupan kita tidak ditentukan oleh orang lain tapi oleh anda sendiri, artinya kebahagiaan anda bukan ditentukan oleh orang lain/lingkungan tapi oleh anda sendiri.

Sebuah pepatah mengatakan,
JANGAN BIARKAN KEHIDUPAN MENGUASAI ANDA,
TAPI KUASAILAH KEHIDUPAN OLEH ANDA,
INGATLAH HAL INI,
ANDA DILAHIRKAN UNTUK HIDUP,
DAN BUKAN HIDUP KARENA DILAHIRKAN 


7.MENGIKUTI ROH KEBENARAN
EFESUS 4:23-24, “supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”
Tundukkan diri anda di bawah kaki YESUS dan hiduplah dibawah pimpinan ROH KUDUS, Mintalah ROH KUDUS memampukan anda untuk mengampuni orang tersebut, lepaskanlah pengampunan dan anda juga akan diampuni dan layak disebut anak-anak ALLAH.


PENGAMPUNAN ADALAH KEKUATAN TERBESAR YANG DAPAT KITA LAKUKAN BAGI DUNIA

With a warm love from GOD ! (lyn)

Tidak ada komentar: