Kamis, September 11, 2008

BANGKIT DARI KETERPURUKAN

Setiap manusia pasti mendambakan kebahagiaan dan menginginkan yang terbaik dalam hidupnya. Mendapatkan pasangan yang cantik/ganteng, karier berjalan dengan mulus, menempati posisi penting dalam perusahaan, keluarga bahagia, anak-anak pintar, segala sesuatu berjalan sempurna seperti yang diinginkan.
Saat segala sesuatu tidak berjalan sempurna, mulailah kita menyalahkan Tuhan, dengan berkata, “ Tuhan tidak adil” “ TUhan tidak sayang pada saya”
Hal ini pun aku rasakan, saat mengalami kegagalan dalam pernikahan. Impian memiliki suami, punya keluarga yang bahagia, anak- anak yang berlari kecil ke pangkuanku hancur sudah. Serasa dunia runtuh di atas kepadaku dan jalan di hadapanku menjadi gelap. Serasa orang buta yang berada di tengah keramaian dan merasa semua orang menunjukkan jarinya seraya berkata,” Kamu gagal” “ Kamu tidak layak berada di tengah kami”. Aku berada dalam kondisi depresi.
Bersyukurnya, aku punya seorang pembimbing rohani, keluarga dan rekan-rekan yang tetap mendukung saat aku melewati masa-masa itu. Aku percaya orang-orang ini, Tuhan tempatkan di sekeliling aku untuk menjaga supaya aku tidak salah jalan dan menjadi hancur.
Hingga suatu saat saya mengikuti kelas permuridan di tempat aku berjemaat sekarang, di sesi YESUS PENGUASA TUNGGAL, Tuhan memberikan penglihatan seperti film di depan mataku mengenai seluruh kehidupan saya. Dengan lembut TUHAN berkata,” ANAKKU, LIHAT, DI SAAT ENGKAU TERPURUK DAN BERADA DALAM KESENDIRIAN, AKU ADA DISANA MENDAMPINGI ENGKAU. SELURUH KEHIDUPAN MU, AKU TAHU DAN AKU MEMEGANGNYA. AKU AKAN MENGUBAHKAN NYA MENJADI BERKAT, MAUKAH ENGKAU MENJADI ALATKU ?” “Aku mau Tuhan, inilah aku” jawab ku. Seketika seluruh beban yang menghimpit diriku terangkat seluruhnya, dan aku merasakan suatu sukacita yang…… RUAR BIASA, sulit untuk dilukiskan dengan kata-kata. Air mata dari segala penjuru mengalir deras, dari hidung apalagi mata, aku tidak peduli. Yang aku peduli, bahwa aku berarti dimata Tuhan.
Pemulihan demi pemulihan terus Tuhan lakukan sampai saat ini dan tanpa disadari Tuhan menuntun aku untuk bertemu dengan orang-orang yang mengalami hal yang sama, hendak bercerai, suami yang selingkuh, atau dalam posisi yang sama seperti aku. Baru aku menyadari, saat aku dipulihkan dari luka batin, kepahitan masa lalu Tuhan memakai nya untuk menolong orang –orang yang mengalami hal yang sama. Membuat aku dapat menyelami apa yang mereka rasakan, rasa tidak berharga, mengucilkan diri, depresi, kesedihan, kesendirian mereka. Aku dapat menjadi seorang sahabat bagi mereka dan membantu mereka untuk melewatinya.
Segala kelemahanku telah DIA tanggung di atas kayu salib dan aku menjadi manusia seutuhnya di dalam DIA. Hal yang tidak pernah aku pikirkan adalah aku bisa share dengan saudara melalui media ini dan aku percaya ini akan akan menjadi berkat bagi saudara semua.

PS: Jangan biarkan masa lalu menguasai anda apapun juga. Anda hidup di masa kini dan masa yang akan datang. Anda punya Tuhan yang luar biasa melebihi apapun juga. Datang padaNYa dan serahkan masalahmu. DIA akan bekerja !!

Tuhan memberkati ! (lies)

Tidak ada komentar: