Selasa, Maret 23, 2010

DAMAI DI TENGAH BADAI

Written by : liesye herlyna

MARKUS 4: 39, “Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.”

           
            Dalam sebuah perlombaan fotografi yang mengambil tema DAMAI SEJAHTERA, ada 2 buah siluet yang menarik hati pengunjung. Siluet yang pertama menggambarkan sebuah pemandangan hutan yang asri, hijau penuh dengan aneka satwa yang hidup dalam sebuah keharmonisan. Burung-burung digambarkan terbang dalam keadaan damai dan membentuk sebuah simfoni alam. Bagi sang fotografi, kedamaian diartikan sebagai satu situasi yang tenang, teduh, damai dan tidak ada masalah.
            Siluet yang kedua, menggambarkan sebuah situasi yang bertolak belakang dengan siluet yang pertama. Siluet yang kedua menggambarkan sebuah lautan lepas dengan ombak yang bergulung-gulung dan menghempas dengan keras. Begitu menakutkan !! Namun di tengah-tengah ombak itu, ada sebuah batu karang yang kokoh dan tidak tergerus oleh ombak. Di atas batu karang itu, ada beberapa ekor burung sedang beristirahat dan menikmati sinar matahari. Burung-burung ini, tidak takut dengan terpaan gelombang yang menghantam dengan keras dan memekakkan telinga dan memilih untuk menikmatinya.
            Akhirnya, siluet yang kedua lah yang memenangkan perlombaan ini, karena sang fotografer mampu mengambil angle yang tepat dalam mengartikan DAMAI SEJAHTERA.
Saudaraku, damai sejahtera yang sesungguhnya bukan pada saat segala sesuatu berjalan dengan baik dan sesuai dengan kehendak kita. Namun damai sejahtera yang sesungguhnya adalah bagaimana kita mampu menyikapi setiap situasi yang tidak enak dengan bersikap tenang dan percaya bahwa TUHAN tidak pernah meninggalkan kita. Sama seperti burung-burung itu, yang memilih untuk menikmati sinar matahari daripada memusingkan gelombang yang menderu di sekelilingnya.

With a warm love from GOD ! (lyn-23032010)

Tidak ada komentar: